Jokowi Puji Gerakan Ciliwung Bersih PDIP: Sesuai Fokus Pemerintah
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghargai pergerakan Cinta Ciliwung Bersih yang digiatkan PDI Perjuangan (PDIP) dalam serangkaian peringatan HUT PDIP yang ke-48.
Menurutnya, semua elite dan kader PDIP solid bergerak bukan hanya menanam pohon di Ciliwung, tetapi di sungai-sungai yang ada di sejumlah daerah di Indonesia.
"Dalam kesempatan kali ini saya pengin menghargai kegiatan-kegiatan yang sudah dikerjakan keluarga besar PDI Perjuangan dalam penanaman pohon, ini benar-benar pas dan sesuai konsentrasi pemerintahan untuk lakukan pemulihan lingkungan, pemulihan lingkungan," tutur Jokowi dalam sambutannya secara virtual, Minggu (10/1/2021).
Ia memperjelas, implikasi dari konsentrasi pemerintahan itu harus riil diawali semenjak tahun ini. Karena, pemulihan lingkungan tidak dapat dilepaskan dari usaha pembangunan di depan.
"Yakni membuat satu green economy, green product. Saya sudah memberikan instruksi untuk 4 tahun di depan kita akan lakukan pemulihan pembaruan rimba mangrove lebih kurang 630 ribu hektar di semua tanah air. Kita bereskan sampai tahun 2024," kata Jokowi.
MPO Slot Online Kecuali penanaman pohon, serangkaian HUT PDIP berisi aktivitas beres-beres sungai. Cinta Ciliwung Bersih digiatkan di Jakarta dan sekelilingnya. Disamping itu, sungai-sungai di semua Indonesia dibikin bersih oleh kader-kader PDIP sekalian mempropagandakan supaya tidak buang sampah ke sungai.
"Ada lebih kurang 50 juta benih pohon yang akan ditanamkan untuk merehabilitasi lahan-lahan yang sering longsor, provinsi-provinsi yang kerap banjir, berarti dalam setahun kita dapat menghasilkan 100 juta bibit pohon," kata Jokowi.
Sesaat, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ajak Presiden Jokowi dan semua penopang kebutuhan merenungkan ketidaksamaan misi visi calon kepala wilayah dalam Pemilihan kepala daerah.
"Silahkan kita pikirkan bersama, waktu Penyeleksian Umum serempak dikerjakan dengan Penyeleksian Kepala Wilayah, waktu itu tiap calon akan sampaikan misi tugasnya semasing. Pikirkan, ada berapakah misi visi yang akan disuarakan pada tahun 2024?" kata Megawati.
Meskipun begitu, Megawati sampaikan rasa terimaksih ke semua rakyat, faksi pelaksana, dan TNI dan POLRI yang menyukseskan Pemilihan kepala daerah serntak 2020 tempo hari.
Masih terkait dengan misi visi, Megawati sayangkan ketidaksamaan misi visi beberapa calon kepala wilayah. Walau sebenarnya untuknya, misi visi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah ada pada Pembukaan UUD 1945.
"Pertanyaan simpel saja. Bisakah atau apa boleh Pemerintahan Kabupaten/Kota, Propinsi, dan Pusat dalam daerah Negara Kesatuan Republik Indonesia mempunyai misi visi yang berbeda?" Kata Megawati.
Karenanya, Megawati mengharap hal itu jadi perenungan bersama.
"Jika sebenarnya misi serta visi NKRI cuman ada satu. Yakni yang terpatri dalam Pembukaan Undang-Undang Landasan Negara Republik Indonesia 1945," kata Megawati.